BAKLAK.NEWS, SITARO — Warga Pulau Biaro, di Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (SITARO), Sulawesi Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas, Kamis (26/2/2206).
Informasi yang dihimpun wartawan media ini, jenazah pria tersebut pertama kali ditemukan oleh 2 orang nelayan asal Kampung Tope, Kecamatan Biaro, Alfianto Takalamingan (33) dan Silas Ambar (62), yang saat itu sekitar pukul 14.00 WITA hendak melepas soma (Sebutan untuk alat tangkap ikan berbentuk jaring) di dekat pulau kecil bernama Kaluhaghi.

Saat melepas soma, salah satu pelampung atau oleh warga lokal disebut bui, hanyut ke arah pulau kaluhaghi.
Mereka pun mengejar bui yang hanyut secara tak sengaja mendekat ke sosok tubuh manusia yang menggunakan kaos hitam dan celana jeans dengan posisi telungkup ke dalam air serta tersangkut di akar pohon bakau.
Seketika keduanya nelayan tersebut langsung balik ke kampung Tope dan menceritakan apa yang mereka lihat tersangkut di akar bakau itu.
Sekitar pukul 15.43 WITA, oleh bantuan warga Tope yakni Intan Anthonie langsung menghubungi Kapolsek Biaro.
Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Biaro, Iptu Adri Ulag, langsung bergerak menuju ke TKP dengan menggunakan perahu nelayan untuk mengevakuasi jenazah tersebut.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju kampung Tope melalui jalur darat, dan sekira pukul 17.00 Wita, kami langsung bergerak menuju lokasi penemuan jenazah. Dan setelah di balik ternyata jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki,” kata Iptu Adri Ulag.
Ia juga mengatakan berdasarkan hasil pengamatan awal secara kasat mata, kondisi jenazah masih dalam keadaan baik. Kulit korban belum mengalami kerusakan dan tubuh masih utuh, sehingga diduga peristiwa tersebut belum lama terjadi.
Namun demikian, untuk memastikan penyebab kematian, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Biaro.
Sementara itu, Camat Biaro, Nofianus Langkedeng, yang juga ikut dalam proses evakuasi dalam keterangannya menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh pemerintah kecamatan, jenazah tersebut dipastikan bukan warga masyarakat Biaro.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Biaro. Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwajib. (gustap)















