BAKLAK.NEWS, SITARO — Guna memastikan perkembangan tanaman cabe yang optimal, serta memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan hasil panen, Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), melakukan pemantauan terhadap tanaman cabe yang ditanam oleh kelompok tani (Poktan) Tunas Muda, di kampung Buha, Kecamatan Tagulandang Selatan, Jumat (28/2/2025).
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sitaro, Richard Sasombo, melalui Koordinator Penyuluh Pertanian Wilayah Tagulandang, Riske Bawotong, mengatakan bahwa peran penyuluh sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada kelompok tani, khususnya dalam mengatasi tantangan yang dihadapi petani cabe, seperti serangan hama, kekurangan nutrisi tanah, serta perubahan iklim.
“Dengan pendampingan yang intens, kami berharap hasil panen cabe bisa lebih maksimal, sehingga pendapatan petani meningkat,” ujar Bawotong.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam pemantauan tersebut, pihaknya memberikan informasi terbaru mengenai teknik pemupukan yang tepat, cara pengendalian hama secara ramah lingkungan, serta pentingnya pemilihan varietas cabe unggul.
“Selain itu, kami juga membantu kelompok tani dalam melakukan analisis kondisi tanah dan air untuk memastikan tanaman cabe tumbuh dengan baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, khusus untuk kelompok tani Tunas Muda di kampung Buha ini, eksistensi mereka sudah tidak bisa diragukan lagi.
“Poktan tunas muda Buha, sudah beberapa kali, mengikuti kegiatan ditingkat nasional. Dan ada beberapa hasil tanam mereka sudah masuk pasar 66 Tagulandang,” bebernya.
Ketua Poktan Tunas Muda, Jedon Papehe menyatakan bahwa pendampingan yang diberikan oleh penyuluh sangat membantu kelompok tani dalam mengatasi berbagai permasalahan yang muncul selama masa tanam.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya penyuluh yang selalu memberikan solusi tepat untuk setiap permasalahan yang kami hadapi,” kata Papehe.
Di sisi lain, ia juga berharap agar kedepannya ada bantuan dari dinas terkait berupa kendaraan roda tiga, untuk mensupport kegiatan kelompok pertanian yang dikelolanya.
“Semoga kedepannya, ada bantuan kendaraan jenis tiga roda, untuk angkutan operasional kelompok, seperti yang diberikan kepada Poktan di kampung lainnya,” harapnya.
Diketahui, pantauan kepada Poktan Tunas Muda Buha ini, turut dihadiri oleh Kapitalau (Kepala Desa/Kampung) Buha, Barsel Dendaluhe, Babinsa dan bhabinkamtibmas, serta penyuluh pertanian Kecamatan Tagulandang Selatan, Marlina Maatama. (gustap)