BAKLAK.NEWS, SITARO — Sungguh memprihatinkan kondisi gedung sekolah SD GMIST Sion Lesah.
Betapa tidak, lembaga pendidikan dengan 61 siswa ini, mengantongi 3 ruang kelas rusak parah. Bahkan, bagian atap dari salah satu di antaranya telah ambruk.

Kepala SD GMIST Sion Lesah, Wisyelin P. Mulainda, S.Pd, saat diwawancarai wartawan media ini di ruang kerjanya, Rabu (19/3/2025), turut membenarkan hal ini.
“Iya, memang itu faktanya. Bapak (Wartawan) sudah lihat sendiri kondisinya. Ini adalah dampak dari erupsi gunung Ruang tahun lalu,” kata Mulalinda.
Meski begitu, ia mengaku bersyukur sudah mendapat bantuan seng meski belum mampu meng-cover seluruhnya.
Ada pun bantuan seng yang diterima yakni 300 lembar dari Yayasan Pendidikan Kristen Sulut-Gorontalo, 100 lembar dari Resort GMIST Tagulandang, serta dari Pemda Sitaro juga 100 lembar.
“Kita sangat bersyukur dari bantuan itu kita boleh pakai untuk memperbaiki tiga ruang kelas, satu ruang guru, serta perpustakaan,” tuturnya.
Lanjut dia, ruang kelas yang telah diperbaiki tersebut dipakai oleh siswa kelas I sampai kelas III, sedangkan perpustakaan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar siswa kelas VI.
“Nah, untuk kelas empat dan lima, belajar di luar ruangan kelas, dengan menggunakan tenda, ataupun bangsal (Tempat darurat) yang dibuat dari sisa seng bantuan tadi,” ujarnya.
Ia berharap, mudah-mudahan kondisi ini boleh dapat segera ditangani, mengingat selain karena kebutuhan belajar mengajar, keselamatan para peserta didik juga terancam jika harus berada di area sekitar bangunan tersebut.
“Semoga dapat secepatnya ditanggulangi, mengingat kondisi bangunan sangat membahayakan keselamatan para siswa,” harapnya. (gustap)