BAKLAK.NEWS, MINUT — Akibat dari angin kencang serta gelombang besar, Selasa 6/1/2026), puluhan rumah di desa Gangga Satu, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), mengalami kerusakan.
Informasi yang diterima wartawan media ini, kondisi kerusakan bervariasi mulai dari ringan hingga rusak berat alias ambruk.

Camat Likupang Barat, Maikel M. Parengkuan, ketika dikonfirmasi turut membenarkan hal itu.
“Informasi yang kami terima dari Pemdes (Gangga Satu), ada kurang lebih dua puluh satu rumah yang terdampak,” beber Parengkuan via sambungan telepon, Rabu (7/1/2026) siang.
Meski begitu, ia belum bisa menyampaikan detail kondisi rumah warga yang terdampak.

“Saya masih di kapal menuju ke sana (desa Gangga Satu), jadi belum bisa beberkan seperti apa kondisi saat ini, termasuk sejauh mana kerusakan yang terjadi di sana,” ujarnya.
Namun demikian, menurutnya pemerintah telah mengambil langkah penanggulangan awal pasca bencana.
“Evakuasi sudah langsung dilakukan sebagaimana arahan Pak Bupati. Demikian juga dengan bantuan, Pemdes sudah melakukan distribusi,” sebutnya.
“Ini juga bantuan dari Dinsos akan menyusul, kemungkinan sore sudah tiba,” tambahnya.
Ia pun berharap, dengan adanya upaya awal ini, proses pemulihan pasca bencana boleh berjalan baik.
“Hasil dari tinjauan lokasi ini selanjutnya akan dilaporkan ke pimpinan (Bupati) untuk kemudian dijadikan acuan untuk pengambilan kebijakan,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Joune J. E. Ganda, yang menerima laporan soal musibah tersebut, langsung berkoordinasi dengan pemerintah wilayah serta OPD terkait, yang kemudian menginstruksikan agar bantuan segera disalurkan.
“Iya, saya sudah terima laporannya dan kini sedang rapat untuk persiapan penyaluran bantuan,” ujar Bupati JG sebagaimana dikonfirmasi media.
Pantau wartawan media ini, evakuasi oleh pemerintah daerah maupun penyaluran bantuan sedikit terhambat lantaran cuaca belum benar-benar stabil. Gelombang besar membuat akses ke pulau Gangga sedikit terhalang. (**)

















