BAKLAK.NEWS, SITARO — Sejumlah warga mulai menyoroti kinerja beberapa ASN di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (SITARO), yang diduga mulai doyan makan gaji buta.
Mereka adalah beberapa ASN yang dimutasi dengan tujuan penyegaran, namun masih minim terlihat di tempat tugas yang baru.
Terkait hal ini, Ketua LSM Harimau SITARO, Ivon Bawotong, ikut angkat bicara.
Ia mengaku telah mengantongi beberapa nama ASN yang sudah dimutasi ke Siau tapi masih lebih sering terlihat di Tagulandang.
“Ini warning, jika mereka tidak segera bertobat, maka kita akan buka ke publik siapa saja oknum-oknum ASN yang doyan makan gaji buta itu,” tegas Bawotong, Senin (2/2/2026) pagi.
Ia juga nantinya akan berkoordinasi dengan OPD terkait mempertanyakan gaji serta tunjangan yang diterima oleh beberapa oknum ASN ini.
Menurut dia, cara-cara kerja seperti itu tidak boleh dipertahankan karena akan berdampak pada pelayanan publik.
“Mereka itu (ASN yang diduga makan gaji buta) bisa dibilang hama, hanya bikin rugi negara saja. Buat apa bayar gaji mereka sedangkan mereka kerja setengah-setengah. Kami LSM akan tuntut ini,” tegasnya sembari meminta para ASN yang terindikasi demikian untuk segera bertobat.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) SITARO, Jacson Baginda, ketika dikonfirmasi menegaskan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Terima kasih untuk informasinya, kami akan segera tindaklanjuti,” tegas Baginda sembari menyebutkan jika pihaknya juga keberatan kalau ada ASN yang jarang berada di tempat tugas saat jam kerja. (**)

















