BAKLAK.NEWS, SITARO — Sebagai bentuk perhatian dan komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup kaum disabilitas, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), Alfrets Ronald Takarendehang, SE. Ak, memfasilitasi penyaluran bantuan kursi roda kepada salah seorang kaum disabilitas, di Kelurahan Akesimbeka, Kecamatan Siau Timur.
Kepada wartawan media, Takarendehang mengatakan bahwa bantuan kursi roda ini merupakan bentuk tindak lanjut dari reses yang dilaksanakannya pada Desember tahun 2024 lalu.
“Jadi, pada saat kami melaksanakan Reses pada Desember 2024 yang lalu di Kelurahan Akesimbeka, kami mendengar langsung aspirasi dari seorang penyandang disabilitas, yang menyampaikan keluhannya bahwa sudah kurang lebih 15 tahun dia tidak pernah mendapat bantuan alat bantu untuk mobilitasnya sehari-harinya,” kata ART, sapaan akrabnya.
Nah, menindaklanjuti hal tersebut, lanjut ART, kami langsung gaspol berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial, selaku OPD teknis untuk menginisiasi bantuan kursi roda bagi kaum disabilitas tersebut.
“Dan hari ini, terjawab sudah apa yang menjadi kerinduannya, selama kurang lebih lima belas tahun,” tuturnya.
Ia berharap, semoga bantuan kursi roda ini, dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup penyandang disabilitas.
“Semoga bantuan ini, dapat membantu memudahkan aktivitas sehari-hari,” harapnya.
“Kedepannya, kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, untuk terus memfasilitasi setiap keluhan para kaum disabilitas agar di kabupaten Sitaro, tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan ramah disabilitas,” tambahnya.
Sementara itu, Stenly Pudihang, penyandang disabilitas yang menerima bantuan kursi roda, mengungkapkan rasa terima kasihnya, kepada ART yang sangat tanggap menindaklanjuti aspirasi warga, meski dia hanya kaum disabilitas.
“Terima kasih Pak Dewan, yang sangat tanggap terhadap keluhan kami orang kecil ini. Dan hari ini, apa yang sempat kami keluhkan berulangkali pada pemerintah sudah terwujud berkat bantuan dari pak Dewan,” singkatnya.
Sekadar diketahui bahwa selama ini Stenly Pudihang, sehari-harinya beraktivitas dengan menggunakan kursi roda pemberian dari keluarganya, yang juga disabilitas, dan kebetulan keluarga tersebut sudah meninggal dunia. (gustap)