BAKLAK.NEWS, SITARO — Gerak cepat langsung diambil Pemkab Siau, Tagulandang, Biaro (SITARO), di bawah komando Bupati Chyntia I. Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas, merespons musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah, Senin (5/1/2026) dini hari.
Diketahui, pemerintah daerah langsung menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari ke depan terhitung sejak peristiwa naas itu terjadi.
“Kita tetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari ke depan dengan harapan ini dapat mempercepat proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak,” kata Bupati Chyntia di sela-sela memimpin langsung kegiatan evakuasi terhadap warga yang terdampak, Senin (5/1/2026) pagi.
Dikatakannya lagi, status tanggap darurat bencana ini penting untuk diberlakukan guna memungkinkan pemerintah untuk mengambil tindakan cepat untuk mengurangi kerusakan dan dampak bencana.
“Termasuk juga memungkinkan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah, lembaga, dan organisasi untuk merespons bencana serta mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu korban bencana,” sebutnya.
Ia berharap, dengan langkah serta upaya yang diambil, proses pemulihan pasca bencana bisa dilakukan secara maksimal.
“Intinya, kita terus berupaya mengerahkan semua kemampuan yang kita punya dengan harapan situasi akan lebih cepat pulih kembali,” ujarnya.
Sehubungan dengan informasi adanya korban jiwa, ia berharap keluarga-keluarga yang mengalami musibah naas itu bisa diberi ketabahan.
“Semua dalam kendali yang Maha Kuasa, kita hanya bisa mengimani saja bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada hikmahnya,” kuncinya.
Sekadar diketahui, hingga berita ini ditayangkan, upaya evakuasi masih dilakukan dengan bantuan alat seadanya.
Hal ini dikarenakan terdapat sejumlah ruas jalan yang terputus sehingga menyulitkan untuk mobilisasi alat berat.
Sementara itu, sejumlah warga dikabarkan hilang dan belum ditemukan. (**)

















